Pasukan Abu Sayyaf Lakukan Eksekusi, Bagaimana Nasib Sandera 10 WNI?

Pasukan Abu Sayyaf Lakukan Eksekusi, Bagaimana Nasib Sandera 10 WNI?
Penyendraan warga Negara Indonesia yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf ini membuat Negara Indonesia marah dengan apa yang mereka lakukan pasalnya kelompok Abu Sayyaf ini akan melepaskan WNI dengan syarat Indonesia harus menyediakan dana yang sangat besar dan dalam tenggang waktu yang ditentukan Abu Sayyaf yaitu 8 April 2016. Namun tenggang waktu yang diberikan ini pula sudah berakhir atau lewat untuk membebaskan 10 Warga Negara Indonesia.

Namun hinga saat ini WNI tersebut belum dibebaskan dan masyarakat Indonesia pun terus menunggu dan berdoa terutama bagi keluarga yang mengalami musibah itu sendiri. Pasalnya dengan waktu yang sudah lewat tidak seorangpun yang tau keadaan mereka disana entah apa yang telah terjadi pada mereka dan bagaimana langkah selenjutnya pemerintah Indonesia dalam membebaskan WNI yang disandra?  Itulah sederetan pertanyaan yang ada dibenak masyarakat Indonesia saat ini.

Namun hal ini kita perlu banyak berdoa dan berusaha semoga saja bagi mereka yang disandra itu baik-baik saja sebab jika mereka sudah dieksekusi atau dibunuh tentu saja kelompok Abu Sayyaf sudah mempublikasikan proses eksekusinya. Namun  jika memang belum dieksekusi bagaimana nasib mereka saat ini, terutama bagi keluarga koraban yang disandra yang sampai saat ini sangat memrlukan kepastian jika tidak mereka akan dilanda kegalauan yang amat dalam.

Namun dalam melakukan penyelamatan WNI ini pemrintah Indonesia terkendala dua hal yaitu militer Indonesia dalam melakukan penyelamatan WNI yang disandra di Negara di Filipina itu tidak mendapatkan jalan dalam artian pintu mereka masuk di Negara Filipina itu tertutup dengan alasan yang akan membesakan WNI itu akan dilakukan oleh militer Filipina itu sendri. Sedangka yang kedua jika Indonesia membayar tebusan tersebut maka dengan begitu akan banyak lagi WNI yang akan disandra untuk mendapatkan tebusan.

Namun jika tidak cepat ditebus bagaimana keadaan mereka? apa harus dikorbankan saja? Hal inilah yang akan membuat opini negatif bermunculan pada pemerintah Indonesia yang diman sangat tidak perdulia dan egois dalam menyelamatka dan melindungi WNI.


Namun bagi kita warga Indonesia kita serahkan saja pada pemerintah Indonesia sebab pemrintah Indonesia sampai saat ini masih sedang berusaha dalam melakukan penyelamatan hal ini juga pemerintah Indonesia masih terkendala masuk ke Negara Filipina. Sebab jika memaksakan militer Indonesia masuk ke Negara Filipina sama saja dengan melanggar kedaulatan bangsa lain, yang tentunya ini melanggar hukum Internasional dan Indonesia akan menerima konsekwensi hukum atas pelanggaran tersebut.