Hati Ahok Tersentuh Mendengar Permintaan dari Seorang Wanita Mantan Supir Transjakarta

Hati Ahok Tersentuh Mendengar Permintaan dari Seorang Wanita Mantan Supir Transjakarta
Ahok merupakan gubernur DKI Jakarta yang bisa dibilang sangat perhatian kepada warganya. Dia bersedia mendengarkan setiap keluhan apa saja yang ingin disampaikan warganya tanpa memandang bulu. Belum lama ini seperti biasa ahok pergi ke balai kota yaitu tempat Gubernur DKI Jakarta di tempat tersebut.

Biasanya banyak warga yang pergi kesana untuk sekedar menumpahkan kesusahan, kegelisahan, penderitaan ataupun pelayanan yang belum maksimal yang mereka alami dan bahkan mereka bisa bercerita tentang semua hal yang mereka rasakan selama mereka tinggal di Kota Jakarta.

Pada tanggal 17/3/2016 tepatnya hari kamis kemarin ada beberapa warga yang menemui Ahok untuk menyampaikan keluh kesah mereka kepada Gubernur DKI Jakarta tersebut sebelum Ahok datang mereka memang sudah terlebih dahulu berbaris dengan rapi di depan untuk menunggu Ahok. Ahok yang saat itu baru pulang dari acara peresmian RPTRA Pulo Gundul, Johar Baru, Jakarta Pusat langsung turun dari mobilnya kemudian langsung menyalami sang ibu yang duduk dibarisan pertama yang menunggunya sambil menggendong anak berumur 3 tahun.

Setelah bersalaman Ahok langsung menyuruhnya untuk duduk dan si ibu pun ini mulai menjelaskan maksud dan tujuannya menemui Ahok. Ibu ini dengan nada yang hampir menangis meminta bantuan ke Ahok untuk memberinya Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada kedua anak-anaknya hal itu dia lakukan karena dia sudah tidak bekerja lagi dan sampai saat ini belum mendaptkan pekerjaan.

“pak tolong saya, pak saya sudah tidak kerja, saya dulu sopir Transjakarja. Yang penting anak saya dapat KJP pak,” jelas ibu itu dengan menunjukan beberapa berkas yang memang sudah dia persiapkan terlebih hadulu. Pada saat ibu itu bercerita Ahok mendengarkannya dengan serius dan tidak lama setelah itu dia langsung meminta stafnya untuk mengurus kepemilikan KJP pada anak-anak ibu itu.

“ ini tolong diurus segera ya,” perintah Ahok pada salah satu staf yang ada didekatnya.

Mendengar hal itu ibu tersebut bersama seorang nenek yang datang bersamanya langsung menyalami tangan Ahok sambil menangis. Ibu itu hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Ahok atas pengertiannya. Ahok tetap saja masih terlihat termenung dan dia hanya menganggukan kepalanya pada saat ibu tersebut menyalaminya.

Seorang staf yang ditugaskan untuk mengurus KJP tersebut langsung membawa si ibu ke tempat pengajuan undangan serta berkas Gubernur DKI Jakarta. Kemudian seluruh data yang dibutuhkan untuk mengurus KJP tersebut langsung diserahkan dan Ahok pun melanjutkan mendengarkan pengaduan dari warga lainnya.