HATI-HATI! Ini Penyebab PNS Bisa Dipensiunkan Dini

advertise here
HATI-HATI! Ini Penyebab PNS Bisa Dipensiunkan Dini
Pemerintah di bidang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyiapkan kriteria khusus untuk rasinalisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ialah PNS berijazah SMA yang akan terkena dampak ini. Tak kurang dari 1.37 juta pegawai PNS kiranya akan di pensiunkan dini. Namun, ternyata hal tersebut tak semudah yang dibayangkan.

Untuk menangani hal ini, maka dilakukan berbagai mekanisme yang sistematis agar upaya tersebut dapat berjalan dengan tertib. Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan tahapan mekanisme penilaian terhadap kinerja PNS dan klusterisasinya.

Langkah pertama ialah, dilakukan penataan SDM aparatur sipil negara (ASN) berupa audit organisasi, naik dari sisi kompetensi, kualifikasi, dan kinerja.

Kedua, setelah dipetakan, akan diperoleh sejumlah kebutuhan SDM baik dari sisi jabatan maupun jumlah PNS.

Ketiga, hasil pemetaan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja akan dimasukkan dalam peta kuadran.

“Peta kuadran ini harus diisi masing-masing pejabat pembina kepegawaian (PPK) karena mereka paling tahu kondisi pegawainya. Untuk mencegah penilaian tidak objektif, akan digunakan sistem penilaian yang dibuat pusat. Saat ini kami tengah mengembangkan rapid assessment untuk pemetaan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja pegawai,” beber Setiawan dilansir JPNN (Jawa Pos Group), Senin (7/3).

Maka dihasilkan, PPK untuk PEMDA ialah kepala daerah, sedang instansi pusat adalah menteri atau pimpinan lembaga Negara.

“Nantinya PPK akan mengisi, pegawainya masuk kuadran satu, dua, tiga, dan empat” imbuh Setiawan.

Kuadran satu artinya ASN-nya kompeten dan kualifikasi sesuai. Kuadran dua, kompeten namun kualifikasi tidak sesui. Kuadran tiga, tidak kompeten namun kualifikasi sesuai. Kuadran empat, tidak kompeten dan kualifikasi tidak sesuai.

“ASN yang masuk kuadran satu tetap dipertahankan. Yang masuk kuadran dua diberikan diklat atau mutasi. Kuadran ketiga diberikan diklat kompetensi dan kuadran empat inilah yang kena kebijakan rasionalisasi," ungkap Setiawan.

“PNS lulusan SMA yang kena rasionalisasi bila dia berada dalam kuadran empat,” jelasnya lebih lanjut.
BERIKAN KOMENTAR ()