Bagaimana Bisa yang Punya Mobil di Jepang Dibilang Orang Kampung? Berikut Penjelasannya!

Bagaimana Bisa yang Punya Mobil di Jepang Dibilang Orang Kampung? Berikut Penjelasannya!
Bagaimana Bisa yang Punya Mobil di Jepang Dibilang Orang Kampung? Berikut Penjelasannya!
Bikinheboh.web.id – Kalau kamu mendengar orang Jepang yang mempunyai mobil lebih dari satu, maka dapat dipastikan orang itu adalah petani. Kecuali orang Jepang yang tinggal di kota itu memilik sifat keisengan yang aneh, yang relah membayar ongkos parkir dengan nominal harga yang tidak sedikit.

Orang kaya di Jepang yang tinggal diperkotaan harus rela melihat mobilnya berdebu, karena bisa berbulan-bulan nyaris tidak dipakai, apalagi sampai dicuci, karena memang disana hampir tidak ada tempat untuk pencucian mobil.

Bisa saja mereka memakai mobil, penggunaan mobil disana tidak dilarang kok, tetapi mereka menggunakan mobil hanya untuk keluar kota. Hal ini juga menegaskan kalau hanya orang yang hidup di kampung saja yang perlu mobil disana.

Berbicara mengenai tempat tinggal, entah itu tinggal di kota atau kampung dalam masyarakat Jepang, sebenarnya tidak ada katainnya sama sekali tentang kualitas hidup, pendidikan dan kemakmuran.

Orang kota lebih senang dan suka berjalan kaki atau bersepeda saja. Sepeda mereka terparkir rapi pada lahan yang dibawahnya terdapat stasiun. Hunian di Jepang pada umunya mempunyai kualitas dan standar yang hampir sama. Yaitu bobot dinding yang anti gempa dan dekat dengan stasiun, yang untuk pergi kesana cukup dengan jalan kaki atau bersepeda.

Kalau kamu mendengar nama Jepang tapi ingatnya hanya Maria Ozawa, maka saatnya kamu harus tahu beberapa hal lagi dari Jepang. Bahwa orang jepang itu jika di dalam kereta api mereka tidak mengobrol, mereka lebih senang membaca buku. Bahwa berbicara menggunakan telepon seluler di hadapan orang lain adalah perbuatan yang sangat tidak sopan. Bahwa di Jepang, khususnya Tokyo tidak pernah yang namanya orang merasakan sesak dan bising.

Tidak seperti Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia, yang sepanjang jalan penuh dengan klakson mobil, berisik memang dan macet dimana-mana.

Di Jepang orang yang mempunyai kendaraan itu identik dengan penduduk yang tinggal di perkampungan. Orang yang tinggal di kampung terutama petani, jelas memerlukan kendaraan roda empat. Hal ini sangat berhubungan dengan pekerjaan mereka. Mereka perlu mobil untuk mengangkut hasil panen di kebun mereka ataupun bahan logistic lainnya.

Jika ingin mengunjungi sanak saudara, untuk bersosial mereka menunggami mobil yang lebih bersih.

Padahal jika melihat data yang ada, Jepang merupakan salah satu negara yang kaya akan indsutri otomotif. Bahkan Indonesia sendiri telah menjadi invasi Jepang terhadap market industry otomotif Jepang.

Orang kampung Jepang boleh saja heran dan bahkan tertawa, jika mengetahui orang Indonesia dengan mobil SUV diposisikan sebagai orang yang berstatus mantap nan eksklusif juga sukses dan sangat gaya, karena di Jepang sendiri, mobil seperti itu lebih banyak dimiliki oleh petani. Bahkan oleh salah satu petani lobak di Gifu.